Menurut laporan kantor berita internasional Ahl al-Bayt (ABNA), setelah syahidnya pemimpin Revolusi Islam, Ayatullah Khamenei, persiapan besar-besaran telah dimulai dengan koordinasi lembaga Irak dan kedutaan Iran untuk menyelenggarakan upacara pemakaman jenazahnya di kota Najaf dan Karbala pada tanggal 17 Tir (8 Juli). Acara ini diperkirakan akan dihadiri oleh jutaan rakyat Irak dan sebagai simbol mendalamnya ikatan strategis kedua bangsa.
Mengingat permintaan berulang dari rakyat Irak, ulama, suku, klan, dan elit untuk menjadi tuan rumah pemimpin syahid revolusi di Irak, upacara pemakaman jenazah sucinya akan dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Tir, di kota Najaf dan Karbala. Informasi rinci tentang waktu dan tempat akan disampaikan oleh pejabat pemerintah Irak.
Muharram Husayni tahun ini di Irak memiliki nuansa berbeda. Para pelayat Husayn di majelis-majelis keagamaan dan para pembaca syair memanjatkan pujian dengan melantunkan syair-syair untuk menghormati pemimpin syahid umat. Gambar-gambar Imam Khamenei di dinding-dinding husainiyah dan jalan-jalan Irak menunjukkan kecintaan dan kesetiaan Syiah Irak kepada pemimpin syahid Revolusi Islam.
Your Comment